di.s3@uin-alauddin.ac.id +62-411-841-879

Jeprianto membahas MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MEWUJUDKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH YASTI SEKURA KABUPATEN SAMBAS pada Ujian Promosi Doktor S3.

Prodi Dirasah Islamiyah S3 Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, 03/03/2025. Penelitian pada disertasi ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengungkapkan serta menggambarkan dan menjelaskan kepemimpinan kepala madrasah dalam mewujudkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Yasti Sekura Kabupaten Sambas. Tujuan tersebut kemudian dijabarkan dalam beberapa tujuan khusus. Tujuan khususnya adalah menggambarkan, mengungkapkan dan menjelaskan tiga tujuan sebagai berikut: Mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen kepala Madrasah Yasti Sekura dalam mewujudkan mutu pendidikan dan dampak pelaksanaan tugas pokok kepala Madrasah Yasti Sekura.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode kualitatif
sering disebut metode penelitian naturalistik. Sedangkan jenis penelitian
deskriptif eksplanatoris. Teknik pengumpulan data dengan observasi,
wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan koleksi data,
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber data primer diperoleh dari Kepala Madrasah, Guru, dan siswa di Madrasah Aliyah YASTI Sekura. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal, internet, dan pengujian keabsahan data.

Hasil penelitian menunjukan bahwa Manajemen Madrasah dalam
mewujudkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah YASTI Sekura cukup baik hal ini dibuktikan dengan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Kepala Madrasah telah mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007. Perencanaan yang telah dilakukan Kepala Madrasah Aliyah YASTI Sekura antara lain menyusun visi misi, strategi dan kebijakan, rencana anggaran sekolah dan mempersiapkan sumber daya yang ada di madrasah. Sedangkan pelaksanaan Kepala Madrasah dalam mewujudkan mutu pendidikan: Pertama, strategi memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah seperti penggunaan teknologi, media, dan pengembangan kurikulum Kedua, mengelola perubahan dan pengembangan sekolah seperti meningkatkan sarana dan prasarana untuk menuju organisasi pembelajaran yang efektif dan menciptakan budaya dan iklim sekolah, serta mengelola sumber daya manusia Selanjutnya sebagai bentuk evaluasi Kepala Madrasah Pertama, evaluasi peningkatan kualitas Guru dan Staf. Kedua, evaluasi peserta didik dan kompetensi lulusan. Ketiga, evaluasi kinerja guru dan tenaga pendidik.

Penelitian ini memberikan impliaksi strategis menjadi acuan bagi
kepala madrasah dalam merancang dan menerapkan strategi manajemen yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan memahami praktik terbaik dalam kepemimpinan madrasah, para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, yayasan, dan masyarakat, dapat lebih mendukung kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat dijadikan pedoman dalam pelatihan dan pengembangan profesional bagi kepala madrasah dan tenaga kependidikan lainnya.

#DIRS3

Leave a Reply