Ujian Promosi Doktor Hardiyanti Ridwan di Pascasarjana UIN Alauddin: Etika Bisnis Islam dan Inovasi Hijau untuk Kinerja UMK

Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali menyelenggarakan ujian promosi doktor pada Selasa, 27 Januari 2026. Ujian tersebut diikuti oleh Hardiyanti Ridwan, mahasiswa Program Doktor Pascasarjana UIN Alauddin, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh nuansa akademik.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag. selaku Ketua Sidang, dengan dihadiri oleh tim promotor, kopromotor, serta para penguji dari berbagai disiplin keilmuan.

Dalam ujian tersebut, Hardiyanti mempertahankan disertasinya yang berjudul “Islamic Business Ethics dan Islamic Environment Ethics terhadap Kinerja Bisnis melalui Green Innovation pada UMK di Sulawesi Selatan.” Disertasi ini mengangkat isu penting terkait tantangan moral, lingkungan, dan keberlanjutan yang dihadapi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di tengah dinamika persaingan bisnis modern.

Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa meningkatnya tuntutan etika dan kepedulian lingkungan menuntut pelaku usaha untuk menerapkan etika bisnis Islam, etika lingkungan Islam, serta green innovation sebagai strategi kunci dalam meningkatkan daya saing dan kinerja bisnis. Atas dasar tersebut, penelitian ini merumuskan tujuh pertanyaan penelitian yang menelaah pengaruh langsung dan tidak langsung Islamic business ethics dan Islamic environment ethics terhadap kinerja bisnis UMK, baik secara langsung maupun melalui peran mediasi green innovation.

Secara metodologis, penelitian ini menggunakan explanative research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup 1.025 UMK bersertifikat halal di Sulawesi Selatan, dengan jumlah sampel sebanyak 214 UMK bersertifikat halal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket (kuesioner), sementara analisis data menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial, meliputi uji validitas, reliabilitas, koefisien determinasi (R-square), dan uji hipotesis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara langsung Islamic business ethics berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja bisnis UMK di Sulawesi Selatan. Sebaliknya, Islamic environment ethics dan green innovation terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis UMK. Temuan lainnya menunjukkan bahwa Islamic business ethics dan Islamic environment ethics berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan green innovation.

Lebih lanjut, penelitian ini menegaskan bahwa green innovation berperan sebagai variabel intervening yang secara signifikan memediasi pengaruh Islamic business ethics dan Islamic environment ethics terhadap kinerja bisnis UMK di Sulawesi Selatan. Hal ini mengindikasikan bahwa inovasi ramah lingkungan menjadi jembatan strategis dalam menerjemahkan nilai-nilai etika Islam ke dalam peningkatan kinerja bisnis yang berkelanjutan.

Melalui disertasi ini, Hardiyanti memberikan kontribusi akademik yang penting dalam pengembangan kajian ekonomi dan bisnis Islam, khususnya dalam konteks UMK dan keberlanjutan lingkungan. Sidang promosi doktor ini sekaligus memperkuat peran Pascasarjana UIN Alauddin Makassar sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang responsif terhadap isu-isu kontemporer dan kebutuhan masyarakat.

#DIRS3

Leave a Reply