Ujian Promosi Doktor La Adu di Pascasarjana UIN Alauddin: Tingkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Mahasantri IAIN Ambon

Program Studi Dirasah Islamiyah S3 Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar – 07 Agustus 2025

PPs UIN Alauddin Makassar kembali mencatatkan momen penting dengan digelarnya ujian promosi doktor pada Senin, 07 Agustus 2025. Sidang yang dipimpin Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag., ini menguji La Adu, kandidat doktor yang mengangkat tema pendidikan Al-Qur’an dengan disertasi berjudul “Implementasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Mahasantri di Ma’had al-Jami’ah Institut Agama Islam Negeri Ambon.”

Penelitian La Adu berfokus pada bagaimana pembelajaran baca tulis Al-Qur’an dapat dilaksanakan secara terstruktur dan efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur’an. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif pedagogis dan fenomenologis, penelitian ini melibatkan pimpinan Ma’had, para ustaz, dan mahasantri sebagai informan utama, serta memanfaatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di Ma’had al-Jami’ah IAIN Ambon berjalan dua kali sehari dengan metode yang variatif dan terintegrasi. Metode Iqra’ dan Tartil digunakan untuk membaca, Naqli dan Imla’ untuk menulis, serta Talaqqi dan Tikrar untuk menghafal. Proses ini didukung oleh interaksi aktif antara ustaz dan mahasantri dalam suasana yang edukatif dan religius, menggabungkan aspek kognitif, sikap, dan kedisiplinan.

Meski menghadapi tantangan seperti rendahnya kemampuan awal mahasantri dalam huruf hijaiyah, lemahnya pemahaman tajwid, dan keterbatasan waktu belajar, keberadaan tenaga pengajar yang kompeten, metode pengajaran yang variatif, sarana prasarana yang memadai, dan lingkungan yang religius menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program ini.

Peningkatan signifikan terlihat pada kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, keterampilan menulis huruf Arab dengan benar, serta pencapaian hafalan juz 30. Kemajuan ini tidak hanya mencakup aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan keterampilan yang mendukung kualitas keislaman mahasantri.

Melalui disertasinya, La Adu menegaskan pentingnya pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang terencana, sistematis, dan didukung lingkungan yang kondusif, sehingga mampu mencetak generasi Muslim yang cakap dalam ilmu agama sekaligus berakhlak mulia.

#DIRS3

Leave a Reply